Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Yuk, Belajar Bahasa Melalui Novel

Written By Unknown on Sabtu, 03 November 2012 | 11.53

Tribun Medan - Sabtu, 3 November 2012 10:47 WIB

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Buku-buku novel atau karya sastra fiksi, secara efektif mampu memengaruhi bahasa seseorang. Pengarang novel Dewi 'Dee' Lestasi menyadari hal itu. Melalui karyanya, Dee memang juga bertujuan memberi pengajaran bahasa Indonesia kepada para pembacanya.

"Menurut saya, novel atau fiksi adalah medium yang sangat efektif untuk pengembangan bahasa. Formatnya yang populer akan disukai banyak orang," ucap Dee kepada Kompas.com usai menerima penghargaan Bulan Bahasa untuk buku kumpulan cerita 'Madre' karangannya di Balai Bahasa, Jakarta, Selasa (30/10/2012).

Melalui karya fiksi, Dee tidak hanya berusaha memasukan bahasa yang baik dan benar, ia juga melakukan pendalaman bahasa dalam setiap karya-karyanya. Dengan begitu, pembaca bukan hanya sekadar tahu karangannya, namun secara implisit. pun mengetahui beberapa teknik berbahasa.

"Prinsip saya dalam menulis buku adalah menciptakan kisah dan karakter yang menarik, dan kemudian menggunakan bahasa Indonesia dengan sebaik-baiknya," tutur penulis Supernova dan Perahu Kertas itu.

Menurutnya, penuturan sebuah kisah sepenuhnya ditopang oleh bahasa. Oleh karena itu, setiap penulis atau pengaran novel perlu memiliki kemampuan berbahasa yang baik. Melalui novel-lah, penulis memberikan pembelajaran berbahasa yang baik kepada para pembacanya tanpa ada kesan menggurui.

"Benar, dalam berkisah pasti kita berbahasa. Pembaca pun berarti belajar bahasa. Untuk itu menggunakan bahasa yang baik akan memiliki nilai pembelajaran bagi pembacanya, tapi tanpa menggurui tentu saja," tandasnya dengan senyuman.


11.53 | 0 komentar | Read More

Cegah Banjir di Jakarta, Jokowi Cegat Air di Ciawi

Tribun Medan - Sabtu, 3 November 2012 10:48 WIB

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Banjir di Jakarta tidak melulu terjadi pada saat musim hujan. Di sejumlah wilayah yang terletak di sisi kali Ciliwung, banjir kerap terjadi karena kiriman air dari hulu di Jawa Barat.  Kampung Pulo di Kampung Melayu, Jakarta Timur, adalah salah satu wilayah yang menjadi langganan banjir kiriman. Gubernur DKI Jakarta  menyempatkan diri mengunjungi Kampung Pulo beberapa waktu lalu saat wilayah itu terendam banjir kiriman.

Untuk mengatasi masalah ini, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menemui Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan belum lama ini.  "Namanya banjir bukan hanya masalah pintu air dan sampah. Kemarin kita bicarakan dengan Gubernur Jabar dan Dinas PU. Kita cegat di Ciawi. Di dalam sendiri sumur serapan dibuat sebanyak-banyaknya di kantor, di bank, dan sebagainya," kata Jokowi saat mengunjungi Pintu Air Manggarai, Jakarta, Sabtu (3/11/2012), guna meninjau kesiapan pintu air menjelang datangnya musim hujan.

Mencegat di Ciawi yang dimaksud Jokowi adalah membangun waduk penampungan air di daerah Ciawi, Bogor. Waduk ini rencananya akan digunakan untuk menampung sebagian air Sungai Ciliwung pada musim hujan sehingga bisa mengurangi dampak banjir di Jakarta. Pembangunan waduk telah disepakati dalam pertemuan antara Jokowi dan Heryawan.

Menghadapi datangnya musim hujan, Jokowi menginstruksikan penjaga pintu air untuk siaga. "(Pintu air) di Cideng, Karet, semua harus siap." katanya.

Sementara itu, berdasar pantauan kompas.com, di Pintu Air Manggarai, sudah kelihatan lebih bersih dibanding saat Jokowi pertama kali ke sana. Di sana terdapat satu alat pengeruk sampah (ekskavator). "Ekskavator-nya cukuplah hanya satu saja. Mudah-mudahan bisa maksimal," kata Jokowi.

Salah seorang penjaga Pintu Air Manggarai Parjono mengungkapkan, sampah sungai yang bermuara di Manggarai belakangan ini volumenya meningkat. Biasanya dalam sehari sampah menumpuk sebanyak 140 meter kubik, hari ini 160 meter kubik. Sampah itu dibersihkan setiap hari dan dibuang ke tempat pembuangan akhir di Bantar Gebang.


11.53 | 0 komentar | Read More

Tiupan Saksofon Ariel Kejutkan Penonton

Tribun Medan - Sabtu, 3 November 2012 11:11 WIB

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Ariel tampil mengejutkan. Ia melakukan sesuatu yang tidak biasa di atas panggung selama berkarir bersama Peterpan ataupun NOAH di blantika musik Indonesia. Ia mendadak muncul memainkan saksofon untuk mengawali intro lagu berjudul "Tak Ada Yang Abadi".

Kemunculannya dengan instrumen tiup itu kemudian mendapat sambutan penonton. Mereka bertepuk tangan karena sama sekali tak menyangka, pria berdarah Aceh itu, bisa memainkan instrumen tersebut.

Bahkan, Ariel cukup mampu mengimbangi permainan saksofon Oni, pemimpin orchestra Onie and Saunine Orchestra, yang membuka intro lagu tersebut. Keduanya memainkan saksofon secara bersahut-sahutan, sehingga membuat penonton berdecak kagum.

Ariel kemudian bernyanyi pada bagian reff. Penonton ikut bernyanyi bersamanya. Jauh-jauh hari sebelum pertunjukan berlangsung, Ariel Cs dalam jumpa persnya di Gedung Nyi Ageng Serang, menjanjikan gimmick berbeda. Akan ada kejutan mewarnai pertunjukan NOAH.

Upaya tersebut cukup berhasil. Banyak gimmick yang menyejutkan telah mereka tampilkan. Mulai dari rekaman video saat mereka masih bernama Peterpan, pada 2001 silam. Kemudian mengajak penonton menyalakan HP-nya secara serentak saat menyanyikan lagu "Aku dan Bintang".

Ariel Cs juga mengcover lagu musisi internasional, untuk mengenang masa lalunya sebelum terkenal. Selain itu, tentu saja saat Ariel muncul di panggung sembari memainkan instrumen saksofon. Penonton mendapat suguhan menghibur sepanjang pertunjukan.


11.53 | 0 komentar | Read More

Ada Diskon Antivirus di Indocomtech 2012

Tribun Medan - Sabtu, 3 November 2012 11:30 WIB

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Tak hanya perangkat keras (hardware), seperti PC, laptop, tablet, yang dijual di pameran Indocomtech 2012. Perangkat lunak (software), seperti program antivirus pun dijajakan di sana.

Sayangnya hanya dua merek antivirus yang terpantau membuka stan di pameran Indocomtech tahun ini. Nama-nama seperti Norton, Trend Micro, dan Avira yang biasanya tak pernah absen, menghilang.

Meski tak banyak, dari pantauan KompasTekno, terdapat dua produsen antivirus yang cukup agresif mempromosikan produk-produknya di pameran yang digelar JCC Senayan, mulai 31 Oktober sampai 4 November 2012.

Produsen pertama, Kaspersky menawarkan beberapa produk andalannya dengan iming-iming potongan harga. Produk-produk tersebut diantaranya adalah:

    Tech Titan T-Drive Pro (sudah termasuk Flashdisk 8GB, 1 user) dari harga Rp 389.000 menjadi Rp 345.000
    Kaspersky Antivirus 2013 (1 user) dari harga Rp 165.000 menjadi Rp 140.000
    Kaspersky Antivirus 2013 (3 user) dari harga Rp 269.000 menjadi Rp 245.000
    Kaspersky Internet Security (1 user) dari harga Rp 239.000 menjadi Rp 215.000
    Kaspersky Antivirus for Mac (1 user) dari harga Rp 375.000 menjadi Rp 299.000
    Kaspersky Mobile Security (1 user) dari harga Rp 130.000 menjadi Rp 89.000

Produsen kedua adalah ESET yang membawa beberapa produk keamanannya, seperti ESET NOD32 Antivirus 5 dan ESET Smart Security 5.

Khusus di Indocomtech 2012, ESET memberi potongan harga untuk kedua produk tersebut. Berikut daftarnya:

    ESET NOD32 Antivirus 5 (1 user) dari harga Rp 150.000 menjadi Rp 99.000
    ESET NOD32 Antivirus 5 (3 user) dari harga Rp 250.000 menjadi Rp 199.000
    ESET Smart Security 5 (1 user) dari harga Rp 220.000 menjadi Rp 169.000
    ESET Smart Security 5 (3 user) dari harga Rp 300.000 menjadi Rp 239.000

Booth ESET sendiri cukup mudah ditemukan di area pameran karena terletak di selasar (Connecting Hall) yang menghubungkan Hall A dan Hall B JCC Senayan.


11.53 | 0 komentar | Read More

Jokowi: Ayo Bikin Sumur Resapan Sebanyak-banyaknya

Tribun Medan - Sabtu, 3 November 2012 11:40 WIB

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Banjir di Jakarta tidak melulu terjadi pada saat  hujan tiba. Di sejumlah wilayah yang terletak di sisi kali Ciliwung, banjir kerap terjadi karena kiriman air dari hulu di Jawa Barat.  Kampung Pulo di Kampung Melayu, Jakarta Timur, adalah salah satu wilayah yang menjadi langganan banjir kiriman. Gubernur DKI Jakarta  menyempatkan diri mengunjungi Kampung Pulo beberapa waktu lalu saat wilayah itu terendam banjir kiriman.

Untuk mengatasi masalah ini, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menemui Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan belum lama ini.  "Namanya banjir bukan hanya masalah pintu air dan sampah. Kemarin kita bicarakan dengan Gubernur Jabar dan Dinas PU. Kita cegat di Ciawi. Di dalam sendiri sumur serapan dibuat sebanyak-banyaknya di kantor, di bank, dan sebagainya," kata Jokowi saat mengunjungi Pintu Air Manggarai, Jakarta, Sabtu (3/11/2012), guna meninjau kesiapan pintu air menjelang datangnya musim hujan.

Mencegat di Ciawi yang dimaksud Jokowi adalah membangun waduk penampungan air di daerah Ciawi, Bogor. Waduk ini rencananya akan digunakan untuk menampung sebagian air Sungai Ciliwung pada musim hujan sehingga bisa mengurangi dampak banjir di Jakarta. Pembangunan waduk telah disepakati dalam pertemuan antara Jokowi dan Heryawan.

Menghadapi datangnya musim hujan, Jokowi menginstruksikan penjaga pintu air untuk siaga. "(Pintu air) di Cideng, Karet, semua harus siap." katanya.

Sementara itu, berdasar pantauan kompas.com, di Pintu Air Manggarai, sudah kelihatan lebih bersih dibanding saat Jokowi pertama kali ke sana. Di sana terdapat satu alat pengeruk sampah (ekskavator). "Ekskavator-nya cukuplah hanya satu saja. Mudah-mudahan bisa maksimal," kata Jokowi.

Salah seorang penjaga Pintu Air Manggarai Parjono mengungkapkan, sampah sungai yang bermuara di Manggarai belakangan ini volumenya meningkat. Biasanya dalam sehari sampah menumpuk sebanyak 140 meter kubik, hari ini 160 meter kubik. Sampah itu dibersihkan setiap hari dan dibuang ke tempat pembuangan akhir di Bantar Gebang.


11.53 | 0 komentar | Read More

Jatuhnya Wanita Berkerudung Macetkan Jalan Monginsidi

Written By Unknown on Kamis, 01 November 2012 | 11.53

Tribun Medan - Kamis, 1 November 2012 11:18 WIB

Laporan Wartawan Tribun Medan / Feriansyah Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kemacetan arus lalu lintas sempat terjadi di Jalan Monginsidi, Medan, Kamis (1/11/2012) sekitar pukul 10.15 WIB. Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat mengular persisnya di depan Hermes Place Monginsidi. Rupanya kemacetan diakibatkan seorang wanita berkerudung kuning yang terjatuh saat mengendarai sepedamotornya.

Beberapa pengendara sepeda motor lain terlihat menolong wanita tersebut dan meminggirkannya ke atas trotoar jalan. Sekitar 10 menit kemudian wanita berbusana muslim itu baru terlihat sadarkan diri. Arus lalu lintaspun kembali berjalan normal. (fer/tribun-medan.com)


11.53 | 0 komentar | Read More

Mengungkap Rahasia Kecantikan ala Korea

Tribun Medan - Kamis, 1 November 2012 11:21 WIB

TRIBUN-MEDAN.com, SEOUL, KOREA SELATAN - Korea memang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan dunia kecantikan, khususnya bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya dalam hal operasi plastik, injeksi dermal filler, dan botox. Untuk mengetahui tren serta perkembangan teknologi kecantikan di Korea, Restylane (produsen produk dermal filler untuk memberi volume pada wajah) mengadakan workshop kecantikan di Korea Selatan selama enam hari (26-31 Oktober 2012). 

Workshop bertema "Restylane Korea Beauty Trip" ini diikuti oleh 12 dokter kecantikan dari Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Palangkaraya. Selama berada di Korea, para peserta diajak mengetahui lebih dalam teknik penggunaan dermal filler sebagai salah satu cara menyempurnakan profil wajah, dengan mengunjungi tiga klinik kecantikan di Busan dan Seoul.

"Workshop ini merupakan salah satu bentuk edukasi tahunan kami untuk para dokter, agar mereka semakin terampil dan menguasai teknik filler yang tepat. Kali ini dikhususkan untuk memperkenalkan inovasi Restylane untuk membuat hidung lebih mancung dengan menggunakan jarum canula (jarum lentur dan tumpul untuk meminimalisasi rasa sakit)," ungkap Adeline Fiane Hindarto, Public Relations Manager Restylane kepada Kompas Female. 

Dalam ajang ini, para dokter berkesempatan untuk bertanya jawab dengan para dokter ahli dari Korea, seperti Dr MJ Kim (Rejuve Dermatology, Busan), Dr Kyle K. Seo, MD, PhD (Modelo Clinic, Gangnam-Seoul), Dr Valerie Tay Su Lin, Dr Ye Shik Shin, MD, dan Dr Moon Hyoung Jin, MD (Navi Plastic Surgery Clinic, Gangnam, Seoul).

Selain mendengarkan penjelasan teori teknik injeksi filler dari Dr Kim, di Rejuve Dermatology para dokter juga diberi kesempatan untuk mengikuti live demo, dan turun tangan langsung mengaplikasikan dermal filler ke bagian hidung, dagu, dan pipi pasien sesuai kebutuhan mereka.

Dari seluruh daerah di Korea, ternyata Gangnam menjadi salah satu daerah tujuan untuk melakukan berbagai prosedur kecantikan. Daerah yang tengah populer karena lagu "Gangnam Style" ini merupakan kawasan pemukiman mewah. Banyak artis Korea terkenal seperti Jang Dong Gun tinggal di kawasan ini. Tidak heran, kawasan ini disebut-sebut sebagai Beverly Hills-nya Korea.

Karena tingkat ekonomi dan antusiasme yang tinggi untuk mempercantik wajah, mereka sering melakukan filler dan operasi plastik di klinik-klinik kecantikan yang banyak ditemukan di distrik ini. Menurut Dr Moon Hyoung Jin, daerah yang luasnya 39,55 km2 ini sudah memiliki lebih dari 500 klinik kecantikan yang melayani prosedur filler, botox, sampai operasi plastik. Dalam kunjungan di Modelo Clinic dan Navi Plastic Surgery Clinic ini, para dokter kecantikan juga memelajari peralatan dan teknologi kecantikan yang banyak diminati masyarakat Korea. 

"Daerah ini merupakan daerah yang paling kaya, sehingga teknologi yang digunakan lebih modern, maju, dan lebih variatif. Bahkan pasien di klinik-klinik kawasan ini tidak hanya dari Korea saja, tapi ada juga dari Indonesia dan negara Asia lainnya. Maka kunjungan semacam ini sangat berguna untuk bertukar informasi," ungkap Dr Moon, sesaat setelah kunjungan ke Navi Plastic Surgery Clinic, Seoul, Korea Selatan.


11.53 | 0 komentar | Read More

Siapa Pengurus Komite Nasional Keselamatan Instalasi Listrik Sumut yang Bakal Dilantik?

Siapa Pengurus Komite Nasional Keselamatan Instalasi Listrik Sumut yang Bakal Dilantik?

Tribun Medan - Kamis, 1 November 2012 11:34 WIB



Laporan Wartawan Tribun Medan / Feriansyah Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN

- Pengurus Konsul Wilayah Sumatera Utara Komite Nasional Keselamatan untuk Instalasi Listrik Periode 2012-2017 dilantik, Kamis (1/11/2012).

Diagendakan pelaksanaan pelantikan di Ball Room Emerald Garden International Hotel, pukul 10.00 WIB tadi.

Belum diketahui siapa saja pengurus lengkap komite ini. (fer/tribun-medan.com)


11.53 | 0 komentar | Read More

Pulau Ini Jadi Kerajaan Penyu

Tribun Medan - Kamis, 1 November 2012 11:29 WIB


Laporan Wartawan Tribun Medan / Arifin Al Alamudi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pulau yang ada di foto ini adalah Pulau Sokong Nenek. Merupakan satu dari dua pulau kecil yang mengapit Pulau Berhala, Serdangbedagai, Sumut.

Saat air laut sedang surut, Pulau Sokong nenek yang berada di tenggara Pulau Berhala terlihat seperti menyatu dengan pulau induknya. Kawasan pulau ini menjadi arena snorkeling yang paling menarik.


Jika malam tiba, pantainya menjadi 'kerajaan' penyu. Di hamparan pasirnya menjadi tempat induk penyu menyimpan telurnya hingga menetas.


Selain itu, gugusan bebatuan yang berada di sekitar pulau menjadi arena memancing yang sangat bagus. (rif/tribun-medan.com)

11.53 | 0 komentar | Read More

Uang Tanda Jadi Akan Diberikan kepada Pemain Seleksi PSMS

Tribun Medan - Kamis, 1 November 2012 11:43 WIB

Laporan wartawan Tribun Medan/ Randy Hutagaol

TRIBUN-MEDAN.com MEDAN

- PSMS Medan pimpinan Indra Sakti Harahap memberlakukan kebijakan mengikat pemain lewat sodoran "uang tanda jadi". Setiap harinya, dua pemain akan dipanggil untuk menyerahkan uang tersebut. Kabar beredar menyebutkan jumlah uang yang diberikan sebesar Rp 5 juta.

"Namanya bukan prakontrak, tapi semacam tanda jadi. Ini bukti bahwa kami, pengurus punya tanggungjawab kepada pemain yang sudah berjerih payah mengikuti seleksi. Walaupun pada prinsipnya, cara ini tidak etis sesuai aturan manajerial," kata Indra Sakti kepada www.tribunmedan.com di Medan, Kamis (1/11/2012) tanpa menyebutkan jumlah spesifiknya.

Tugas tersebut diserahkan kepada Heru Prawono, sekretaris tim. "Kemarin malam seharusnya ada dua orang, tapi setelah latihan saya enggak jumpa mereka lagi. Soal nama saya enggak bisa sebut dulu. Karena memang belum saya berikan uangnya. Yang pasti, uangnya sudah ada di tangan saya. Ada dua pemain setiap harinya, ini sesuai arahan Pak Indra Sakti. Malam ini juga akan kita lanjutkan," kata Heru.

Ada 14 pemain yang dinilai berkualitas namun berpotensi pergi jika tak segera diberikan "uang tanda jadi".  (raf/ tribunmedan.com)


11.53 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger