Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Brigpol Irawan Kaget Temukan Saksi Kasus Pembunuhan Tewas Tergantung

Written By Unknown on Selasa, 03 Februari 2015 | 11.53

TRIBUN-MEDAN.com, LEWOLEBA - Gaspar Molan, warga Desa Jontona, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali rafia di Ruang Identifikasi Polres Lembata. Gaspar ditemukan tewas oleh seorang anggota polisi, Brigpol Irwan, sekitar pukul 07.00 Wita, Senin (2/2/2015).

Gaspar Molan adalah salah seorang saksi kasus pembunuhan Linus Notan, warga Desa Jontona. Hingga pukul 18.30 Wita, Gaspar belum diturunkan dari tempat ia mengembuskan napas terakhir. Gaspar masih tergantung pada seutas tali rafia yang diikat lagi dengan tali sepatu warna hitam dan tali lainnya berwarna hijau.

Tali berwarna hijau itu diduga merupakan tali yang biasanya dibuat untuk memperkuat sisi luar tikar. Namun belum diketahui dari mana korban mendapatkan tali-tali tersebut untuk menggantung diri.

Pos Kupang (Tribunnews.com Network) yang sempat mengintip Gaspar sekitar pukul 12.00 Wita, dia masih tergantung
pada tempatnya di salah satu kamar di Ruang Identifikasi Polres Lembata. Gaspar mengenakan baju kaos bergaris hijau dengan celana training.

Adalah Brigpol Irawan, petugas yang sehari-hari bekerja di Ruang Identifikasi Polres Lembata. Kepada Pos Kupang di Polres Lembata, Senin (2/2/2015) siang, ia mengungkapkan ikhwal kematian Gaspar Molan, warga Desa Jontona yang datang ke Mapolres Lembata beberapa bulan lalu untuk meminta perlindungan polisi.

"Sudah beberapa hari ini bapak Gaspar berada di ruangan ini. Bapak Gaspar diminta datang ke sini karena di tempat sebelumnya di depan sel, ruangannya terlalu kecil. Mengingat banyak saksi yang dimintai keterangan dan banyak pula keluarga yang datang ke tempat itu, maka bapak Gaspar datang ke sini," tutur Irawan.

Sejak datang hari Jumat (30/1/2015), Gaspar bersikap seperti biasa. Pagi membersihkan sampah berupa dedaunan di halaman ruangan ini. Kadang juga membakar sampah yang sudah di kumpulnya. Selalu diajak makan dan minum kopi bersama.


11.53 | 0 komentar | Read More

Pertolongan Darurat Untuk Orang Kejang dan Tindakan yang Amat Dilarang

TRIBUN-MEDAN.com - Kejang merupakan salah satu bangkitan yang dialami orang dengan epilepsi. Epilepsi sendiri bisa dialami oleh anak-anak dan orang dewasa. Tak perlu panik ketika tiba-tiba keluarga, teman, atau orang di sekitar Anda mendadak kejang. Apa yang harus dilakukan? Berikut pertolongan pertamanya.

1. Jangan memasukkan apa pun ke dalam mulut seseorang yang sedang kejang. Jangan pula memaksa mereka membuka mulut atau giginya. Memasukkan sesuatu ke dalam mulut justru bisa membahayakan, seperti menutup saluran pernapasan.

"Jangan memasukkan benda apapun ke dalam mulut. Lebih baik lidahnya tergigit karena masih bisa diobati daripada jalur napasnya ke-blok, " ujar dokter spesialis syaraf Fitri Octaviana Sumantri dalam diskusi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

2. Tidak perlu mengekang gerakan kejang karena justru dapat membuat cidera. Jangan pula memeluk seseorang yang sedang kejang atau berusaha menghentikannya. Biarkan kejang berlangsung. Biasanya, kejang akan berlangsung kurang dari 5 menit.

3. Jauhkan seseorang yang kejang dari tempat berbahaya, misalnya dekat api, listrik, dan jalan raya. Hindari pula dari benda tajam seperti pisau.

4. Miringkan posisi badan seseorang yang sedang kejang dan berikan bantal untuk kepalanya. Hal ini untuk membantu pernapasan. Posisi miring juga aman untuk seseorang yang kejang disertai muntah.

5. Setelah kejang, mungkin ia akan bingung. Saat itu ia memerlukan dukungan moril dan simpati. Namun, jangan bebani mereka dengan rasa cemas.

"Biasanya pasien setelah kejang bingung, tetap temani sampai dia sadar penuh," kata Fitri.

6. Sesaat setelah kejang berhenti, jangan memberikan minuman apapun. Tidak perlu juga memberikan tambahan obat anti epilepsi. Jika kejang berlangsung lama yaitu lebih dari 5 menit atau berulang-ulang dan terjadi trauma, segeralah bawa ke dokter. (Dian Maharani)


11.53 | 0 komentar | Read More

Abraham Samad: Badan Saya Tidak Berotot

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad angkat suara perihal foto-foto mesra yang tersebar di internet. Samad memastikan foto mesra yang menggambarkan dirinya tengah berpose mesra dengan perempuan merupakan hasil rekayasa.

Hal itu dipastikan setelah KPK membentuk tim forensik foto untuk mengidentifikasi foto yang menggambarkan Abraham tengah rebah bersama wanita di atas ranjang.

"Tim forensik sudah berhasil mengidentifikasi bahwa foto-foto ini adalah hasil rekayasa," kata Abraham Samad dalam jumpa pers di Gedung KPK, Senin (2/2/2015) malam.

Dalam kesempatan itu, Abraham juga memperlihatkan foto seorang pria berwajah mirip dia dengan perempuan di atas ranjang. Berdasarkan hasil identifikasi tim forensik KPK, Abraham menilai ada bagian-bagian yang direkayasa dalam foto itu, antara lain bentuk badan pria yang terlihat berotot.

"Ini ada foto, satu sama lainnya berbeda. Badannya (pria dalam foto) berotot, saya tidak seberotot ini. Ini kayak orang fitnes, binaragawan," kata Abraham.

Ia mengaku tidak akan melakukan hal seperti yang tampak dalam foto karena dibesarkan dalam keluarga yang bermoral. "Saya adalah laki-laki yang dibesarkan dalam keluarga yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam pergaulan dan keluarga," ungkapnya.

Ia menyebut, selama ini dirinya kerap melayani permintaan foto dari masyarakat di tempat-tempat publik. Ia mengemukakan, permintaan untuk berfoto bersama itu tidak bisa dihindari.


11.53 | 0 komentar | Read More

BREAKING NEWS: Dibobol Maling, Alfamart Merugi Puluhan Juta

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Roby satu karyawan Alfamart yang berada di Jalan Juanda kepada www.tribun-medan.com, Selasa (3/2/2015) mengatakan ada puluhan kaleng susu yang dibawa kabur pencuri dan puluhan slop rokok serta satu Central Prosesor Unit (CPU) komputer.

Mengenai kerugian, Roby menduga kerugian sampai puluhan juta rupiah. "Banyak juga yang dibawa bang. Secara pasti, kami belum tahu berapa kerugiannya. Tapi kalau diprediksi adalah puluhan juta rupiah,"katanya saat berbincang dengan www.tribun-medan.com, Selasa pagi.

Roby mengaku kalau para pencuri masuk dari pintu depan. Sebab, katanya, pintu depan toko yang terbuat dari besi jebol. "Tiap hari kita tutup pintu itu dengan gembok, dan itu kami lakukan saat hendak pulang ke rumah. Ini gemboknya saja rusak,"ujarnya.

Sementara itu, sejumlah warga yang tinggal di seputaran lokasi kejadian tampak mengeluh. Sebab, pencurian dan pembobolan toko bukan kali pertama terjadi. "Di sini memang sering pencurian. Padahal ada jaga malamnya," kata seorang pria keturunan India.

Menurut pria tersebut, perbulannya warga membayar jasa jaga malam. "Memang enggak dipatokkan berapa. Ada yang bayar Rp50 ribu, ada yang Rp60 ribu. Tergantunglah," katanya.

Kendati demikian, warga berharap penjaga malam bisa berkeliling dan menjalankan tugasnya. "Kadang pun kita enggak kenal siapa yang jaga malam. Kalau sudah kejadian begini, barulah heboh," ujarnya.

(cr5/tribun-medan.com)

Ikuti perkembangan Breaking News Tribun beberapa saat lagi


11.53 | 0 komentar | Read More

VIDEO: Alfamart Juanda Dibobol Maling

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tarmizi Khusairi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Alfamart yang berada di Jalan Juanda digondol maling, Selasa (3/2/2015). Karyawan Alfamart Robi, mengatakan dirinya sampai ke Alfamart sekitar pukul 07.00 WIB untuk membuka toko. "Sampai di kantor, saya liat keadaan pintu toko sudah ada celah dan tidak tertutup rapat,"katanya kepada www.tribun-medan.com, Selasa pagi.

Ia mengaku, pintu dibongkar dan yang hilang itu susu kaleng dan rokok. "CCTV nya pun rusak,"ujarnya seraya mengatakan kerugian mencapai Rp 5 Jutaan. Penjaga malam yang kerap mangkal di sekitar toko Alfamart diperiksa pihak kepolisian. Pria bertindik ini sempat ditanya keberadaannya saat kejadian pencurian terjadi.

Di hadapan polisi, pria yang mengenakan kaus lusu berwarna merah hitam dengan merek Greed ini mengaku bahwa dirinya sempat keliling hingga pukul 06.00 WIB. "Tadi jam 04.00 WIB, saya keliling juga pak. Tapi enggak tau kalau ada kemalingan," kata pria tersebut.

Menurut pria bercelana jeans ini, setelah berkeliling, ia pun kembali ke rumahnya. "Saya belum ada tidur ini pak. Saya enggak tau kalau ada kemalingan," ujarnya.

Hingga saat ini, polisi masih berkeliling mencari petunjuk terkait aksi pembobolan toko Alfamart ini. Beberapa diantaranya menduga bahwa pelaku lebih dari satu orang.

(cr4/tribun-medan.com)


11.53 | 0 komentar | Read More

Frank Lampard Menikmati Dukungan Fans Chelsea.

Written By Unknown on Minggu, 01 Februari 2015 | 11.53

TRIBUN-MEDAN.com, LONDON - Frank Lampard mengakui, dirinya sangat menikmati momen bersama fans Chelsea setelah kembali ke Stamford Bridge bersama Manchester City, Sabtu (31/1/2015).

City bermain imbang melawan Chelsea pada lanjutan Premier League. Dalam pertandingan tersebut, Lampard masuk pada menit ke-77, dan mendapat sambutan meriah dari suporter Chelsea.

Ini yang membuat gelandang veteran tersebut tak bisa menyembunyikan kebahagiannya setelah peluit akhir dibunyikan wasit.

"Aku menikmatinya. Aku senang dengan sambutan kedua tim, fans Manchester City brilian bagiku di sana," ujar Lampard kepada Sky Sports.

"Dan fans Chelsea pun benar berada di belakang timnya dan memperlihatkan kelas mereka pada akhir laga dengan memberikanku tepuk tangan. Aku senang dengan momen tersebut karena aku tak mendapatkannya pada akhir pertandingan tahun lalu."

"Aku sangat berterima kasih untuk itu."

Lampard mengakui, Chelsea akan lebih senang dengan hasil imbang tersebut, yang membuat mereka tetap unggul lima poin atas City. Dengan demikian, The Blues tetap menjadi favorit untuk memenangi gelar Premier League musim ini.

"Chelsea tentu saja lebih favorit untuk menjadi juara dengan keunggulan lima poin. Chelsea akan senang akan hal itu, tetapi aku tak yakin kami terlalu kecewa karena perjalanan masih sangat panjang," tambah Lampard, yang meninggalkan Chelsea dengan status top scorer sepanjang masa klub London itu. (*)


11.53 | 0 komentar | Read More

Boni Hargens Sebut Banyak Jenderal Polri Tak Bersih

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA – Pengamat politik Boni Hargens menilai kisruh antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian, sebuah ujian yang keras terhadap Presiden Jokowi. Ujian ini sebelumnya dua kali menerpa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. "Perkara ini bukan perkara yang sederhana," kata Boni, Minggu (1/2/2015).

Menurut Boni, hal itu diawali dengan penetapan tersangka Budi Gunawan ketika momentum pencalonan calon kapolri. Selanjutnya, Abraham Samad yang dituduh ada main lobi politik, dan sekarang masih tanda tanya. Esoknya Bambang Widjojanto ditangkap, dan beruntun pimpinan KPK lainnya dilaporkan ke Mabes Polri atas dugaan 'skandal' masa silam.

"Hal ini ada latar belakang yang sangat rumit. Di Polri pun ada pertarungan jenderal untuk menjadi Kapolri. Para jenderal pun kebanyakan tidak bersih," kata Boni.

Dia berharap tim 9 dapat memecahkan permasalahan-permasalahan ini. Sebab duganya, banyak pertarungan kepentingan di balik layar. Tapi sikap Jokowi sudah bagus dengan berusaha berdiri di tengah-tengah.

"Yang kita butuhkan adalah keputusan yang tepat dari Jokowi, meskipun tidak cepat. Jokowi harus menyelamatkan KPK-Polri. Jokowi harus mencari win-win solution," ujarnya.

Lebih jauh, Boni mengemukakan bahwa BG harus segera dilantik dan berikutnya stop kriminalisasi KPK. Namun, ketika sudah menjabat dan terbukti bersalah, maka BG harus dicopot dan digantikan yang lain.

"KPK pun sebaliknya harus meneruskan proses hukum. Mari selamatkan kpk dan polri, karena bangsa ini ada di tangan penegak hukum," imbuhnya. (*)


11.53 | 0 komentar | Read More

114 Preman Diamankan di Jakut, Paling Banyak Pak Ogah

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Dalam operasi Bina Kusuma yang menyasar para preman guna menekan tingkat kriminalitas, Polres Jakarta Utara mengamankan 114 preman. Operasi yang digelar dini hari tadi, Minggu, 1 Februari 2015 menyisir beberapa titik rawan kejahatan di wilayah hukum Polres Jakut.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan dari 114 orang diduga preman itu, paling banyak yang diamankan yakni Pak Ogah. "114 itu diantaranya pelaku tindak kekerasan 2 orang, pelaku penganiayaan berat 1 orang, tersangka narkotika 13 orang, tidak mempunyai identitas 4 orang, terkait parkir liar 7 orang, pak ogah 33 orang, pelaku judi 21 orang, pemabuk 14 orang dan pemilik senjata tajam 3 orang," ungkap Iqbal.

Selain mengamankan 114 pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti, yakni : 23 paket sabu, 1 unit timbangan, 8 alat isap sabu, 6 handphone, 1 gunting. "Ada juga uang sejumlah Rp 625 ribu, 13 berbagai jenis senjata tajam dan 40 botol miras," kata Iqbal.

Setelah didata dan diperiksa, dari 114 preman itu 19 di antaranya ditahan. Dan 95 orang lainnya dibina. "Dalam operasi kami dibantu juga dari Brimob dan Dit Sabhara Polda Metro Jaya. Semoga operasi ini bisa menjadikan Jakarta lebih aman," tambahnya. (*)


11.53 | 0 komentar | Read More

Jokowi Harus Basah-basahan Genjot Sepeda di Car Free Day

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA – Minggu pagi selalu dimanfaatkan oleh warga ibukota untuk berolahraga saat acara car free day di sepanjang Jalan Sudirman menuju Thamrin, Jakarta, Minggu (1/2/2015). Presiden Joko Widodo juga memanfaatkan CFD meski cuaca ibukota kurang bersahabat.

Mantan Walikota DKI Jakarta ini melintas di Depan Sarinah, Jalan MH Thamrin sekitar pukul 07.21 WIB. Jokowi melintas bersama rombongan dengan menaiki sepeda berwarna kuning yang dikawal oleh Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).

Berdasarkan Pantauan Tribunnews.com, Jokowi mengenakan baju berwarna putih, celana pendek berwarna hitam, sepatu putih dan menggunakan helm berwarna merah.

Meski cuaca gerimis, mantan Walikota Solo ini tetap melanjutkan kegiatannya berolahraga pagi. Saat Jokowi melintas banyak dari warga yang tidak melihatnya meski suasana di car free day tidak seperti biasanya. (*)


11.53 | 0 komentar | Read More

Pengamat Politik Beberkan Empat Tantangan Presiden Jokowi

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA – Pengamat Politik IPI Karyono Wibowo mengatakan terlalu pagi untuk memberikan nilai keberhasilan di 100 hari pemerintahan Jokowi-JK. Karena 100 hari pemerintahan, kata Dia, baru sebuah tahap perancangan.

"100 hari itu adalah waktu untuk melakukan kondolidasi dan merancang kebijakan," kata Karyono, Minggu (1/2/2015).

Lebih lanjut, Karyono menjelaskan empat tantangan Presiden Jokowi yang harus dihadapi. Tantangan pertama, adalah Partai pendukung Jokowi-JK minoritas di parlemen, sehingga pemerintahan susah jalan tanpa parlemen.

"Sampai saat ini Jokowi menjadi bulan-bulanan di DPR, ini akan menghambat jalan pemerintahan. Kompromi KIH-KMP terkadang tidak sesuai dengan harapan Presiden. Saat ini energi Jokowi habis di parlemen," ujarnya.

Kedua, kata Karyono adalah Jokowi-JK dihadapkan dengan keterbatasan Fiskal. Menurut pemerintah, tidak ada cara lain kecuali menaikkan harga BBM.
Tantangan Ketiga, Jokowi dihadapkan kepada kepentingan partai politik yang krusial dan faktanya Jokowi saat ini tersandera.

"Ada sejumlah tokoh yang tidak loyal ke Presiden, tetapi loyal ke patronnya. Dalam kabinet kerja, tidak terbangun sinergitas karena ada kepentingan-kepentingan," ujarnya.

Tantangan terakhir, tegas Karyono, Jokowi menghadapi kekuatan oposisi. Terlihat diam, tapi bermain di belakang. Seperti api dalam sekam dan pedang bermata dua.

"Seolah-olah mendukung Presiden, padahal membuat jebakan batman," ujarnya.

Karyono lantas memberikan ramuan untuk menghadapinya. Menurutnya, solusinya yakni sistem Presidensial harus diperkuat. Dan Jokowi harus membangun politik penyeimbang (kekuatan relawan). Akan tetapi, kata Karyono, terlihat ada kekuatan besar yang berusaha menjauhkan Jokowi dan para relawan.

"Jokowi harus membangun kekuatan TNI, dengan catatan jangan seperti era orde baru. Harus ada batasan, TNI hanya mem-back up ketika Jokowi dalam keadaan terjepit," imbuhnya. (*)


11.53 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger