Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Rapat Tim Pora Sempat Gelap-gelapan

Written By Unknown on Senin, 16 September 2013 | 11.54

Laporan Wartawan Tribun Medan / Fahrizal Fahmi Daulay

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) yang dilakukan pihak imigrasi dan dihadiri jajaran stekholder dari Pemkab Langkat di Hotel Grand Antares Medan sempat diwarnai mati listrik, Senin (16/9/2013).

Saat itu Kepala Kantor Imigrasi Klas I Gatot Subroto, Zaeroji sedang menyampaikan penjelasan terkait pengawasan orang asing di Indonesia.

Tiba-tiba ruangan gelap gulita untuk beberapa saat, "Loh kok mati lampu," ujar seorang peserta rapat. Beruntung mati listrik tersebut tidak berlangsung lama, sehingga rapat tersebut bisa dilanjutkan kembali.

Pemadaman listrik bergilir di Sumut kembali terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Bukan pada periode ini saja, krisis listrik di Sumut sudah terjadi sejak belasan tahun lalu, tapi tak kunjung ada penyelesaian tuntas.

Bukan hanya kerugian ekonomi, pemadaman listrik ini juga kerap menyebabkan jatuhnya korban jiwa di Sumut yang terkadang menyebabkan kebakaran dan peristiwa lainnya.

(riz/tribun-medan.com)


11.54 | 0 komentar | Read More

Dejan Antonic Pimpin Latihan Pro Duta

Laporan wartawan Tribun Medan/ Tatang Sinaga

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Desas desus kekosongan Pelatih Kepala Pro Duta akhirnya terjawab sudah. Latihan reguler Pro Duta di Stadion Teladan Medan, Senin (16/9) dipimpin oleh pelatih baru Dejan Antonic. Dengan demikian maka Dejan Antonic akan memimpin staf kepelatihan Pro Duta yang terdiri dari Slamet Riyadi, Ansyari Lubis dan Muhammad Halim.

Kehadiran Dejan Antonic ke Pro Duta sebenarnya terbilang mengejutkan. Hal ini karena sebelumnya manajemen Pro Duta justru santer menyebutkan nama Samuel Garcia sebagai pelatih Pro Duta. Dengan hal ini maka Dejan Antonic resmi mengisi kekosongan pelatih kepala yang sudah lama ditinggalkan pelatih berkebangsaan Italia Roberto Bianchi.

Sejak kepergian Bianchi terjadi kekosongan di kursi kepelatihan kepala Pro Duta. Pro Duta mengambil kebijakan dengan mengangkat asistennya sebagai Caretaker Pelatih Kepala. Dalam sesi latihan Dejan memberikan menu latihan yang ringan kepada para pemain lainnya. Tiga tim pelatih Pro Duta Slamet Riyadi, Ansyari Lubis, dan M Halim juga ikut mendampingi Dejan Antonic memimpin latihan.(cr8/tribun-medan.com)


11.54 | 0 komentar | Read More

Demokrat: Pemenang Konvensi Bakal Kalahkan Jokowi

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan menanggapi santai penilaian miring untuk konvensi calon presiden yang digelar partainya. Ia yakin, pemenang konvensi akan mampu menandingi calon presiden dari partai lainnya, termasuk bila PDI Perjuangan menurunkan kader andalannya, Joko Widodo (Jokowi).

Ramadhan menjelaskan, pemenang konvensi akan lebih unggul dari calon presiden lainnya dikarenakan sistem penggodokan peserta konvensi dilakukan terstruktur dan matang. Sementara itu, Ramadhan menilai calon presiden lainnya, termasuk Jokowi, belum teruji.

"Yang pasti pemenang konvensi bakal menang lawan Jokowi. Soalnya, Jokowi itu belum matang dan serba tanggung. Istilahnya, penggodokannya masih setengah-setengah. Perlu satu periode utk menilai kematangan Jokowi," kata Pohan melalui pesan singkat, Senin (16/9/2013).

Namun demikian, Wakil Ketua Komisi I DPR ini menyadari bahwa memenangi pemilihan presiden bukan perkara mudah. Atas dasar itu, partainya akan menggodok 11 peserta konvensi dalam waktu delapan bulan ke depan.

"Memang tidak bisa menang mudah. Tapi, menang saja itu sudah cukup, yang penting tetap menang. Sulit atau mudah itu kan soal teknis aja," ujarnya.

Setelah memperkenalkan 11 peserta konvensi, masih ada saja pihak yang meragukan kualitas seleksi calon presiden tersebut. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menilai pemenang konvensi sulit memenangkan pemilihan presiden, sedangkan Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Rio Capella menilai konvensi digelar karena Partai Demokrat gagal melakukan kaderisasi.

Setelah melalui tahap pra-konvensi, Konvensi Partai Demokrat dimulai pada 15 September 2013 hingga akhir Desember 2013. Di dalam waktu tersebut akan dilakukan berbagai kegiatan, mulai dari pengenalan kandidat, wawancara media, dan dilakukan satu kali survei untuk semua kandidat konvensi yang dilakukan oleh tiga lembaga survei.

Di awal Januari sampai April 2014, pelaksanaan konvensi akan memasuki tahap baru. Kegiatan yang dilakukan adalah wawancara mendalam kepada para kandidat yang melibatkan komite dan tokoh lain sebagai pewawancaranya. Di periode itu juga akan digelar debat antarkandidat dan dilakukan lagi survei untuk menentukan hasil akhir.

Peran masyarakat dalam menentukan pemenang konvensi akan nampak dalam survei akhir tersebut. Seluruh dana terkait konvensi dijamin berasal dari sumber halal dan semua peserta konvensi wajib membuat rekening khusus sebagai wujud transparansi keuangan konvensi.

Inilah formasi kesebelasan Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat:
1. Ali Masykur Musa (anggota Badan Pemeriksa Keuangan);
2. Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina);
3. Dahlan Iskan (Menteri BUMN)
4. Dino Patti Djalal (Duta Besar RI untuk Amerika Serikat)
5. Endriartono Sutarto (mantan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem, dan mantan Panglima TNI)
6. Gita Wirjawan (Menteri Perdagangan)
7. Irman Gusman (Ketua Dewan Perwakilan Daerah)
8. Hayono Isman (anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat)
9. Marzuki Alie (Ketua Dewan Perwakilan Rakyat)
10. Pramono Edhie Wibowo (mantan Kepala Staf Angkatan Darat)
11. Sinyo Harry Sarundajang (Gubernur Sulawesi Utara).


11.54 | 0 komentar | Read More

Rury Wakili Sumut di Ajang Cover Girl Aneka Yess

Laporan Wartawan Tribun Medan/Jefri Susetio

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dara Kepribadian Kota Medan 2012, Rury Maharani masuk dalam 40 besar finalis Covergirl Aneka Yess tahun 2013. Ia menceritakan sejak lama sudah berkeinginan untuk mengikuti ajang tersebut. Namun baru kesampaian tahun ini.

"Nggak menyangka bisa masuk 40 besar finalis dari seluruh Indonesia. Sekarang saya sudah mempersiapkan beberapa hal untuk masa karantina di sana," katanya saat di hubungi, Senin (16/9/2013).

Awal Juni lalu, kata Rury, sebuah agency model menawarkan untuk ikut audisi pemilihan Covergirl Aneka Yess. Setelah mengirim foto kemudian pihak Aneka Yess, lanjut dia, mengundang untuk melakukan pemotretan di Jakarta.

"Beberapa kali melakukan pemotretan di Jakarta akhirnya saya masuk Unggulan ketiga. Sama sekali tidak nyangka soalnya beribu orang perempuan cantik di berbagai kota besar yang ikut," ujarnya.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini mengatakan akan menjalani proses karantina, 17-22 September 2013. Untuk dapat menjali karantina dengan sukses, dikatanya telah melakukan beberapa persiapan, satu diantaranya menjaga kesehatan serta mempersiapkan suplemen dan obat-obatan sebagai persiapan apabila tiba-tiba badanya tidak sehat.

"Sampai sekarang saya belum tau kegiatan apa saja yang akan di lakukan. Namun kemungkinan ada Worshop dan kegiatan remaja, maka dari itu kini saya selalu mengikuti berbagai berita sehingga pada saat tanya jawab, saya bisa menjawab dengan sempurna," katanya.

(cr6/tribun-medan.com)


11.54 | 0 komentar | Read More

1500 Mahasiswa Baru Ikuti MOM Universitas Dharma Agung Medan

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Adol Frian Rumaijuk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 1.500 mahasiswa dan mahasiswi baru tahun ajaran 2013/2014 Universitas Dharma Agung (UDA) Medan mengikuti Masa Orientasi Mahasiswa (MOM) di Hermina Hall, Kompleks Universitas Dharma Agung, Medan, Senin (16/9). Perkenalan dunia kampus dinilai penting, untuk dasar mahasiswa baru mengikuti program perkuliahan ke depan.

Kegiatan ini diisi dengan pemaparan-pemaparan tentang kampus. Mulai dari perkenalan sivitas akademik, hingga unit kegiatan-kegiatan mahasiswa. Dimana, mahasiswa datang kekampus adalah memiliki tujuan yang lebih baik. Seperti disampaikan Prof Binsar Panjaitan, selaku Rektor Universitas Dharma Agung, pihaknya menyambut kedatangan para mahasiswa baru.

Dari sembilan Fakultas, FISIPOL, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Sastra, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Tehnik, Fakultas Keperawatan, dan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan.

Kegiatan MOM ini selain dihadiri Rektor Binsar Panjaitan, juga dihadiri Wakil Rektor I Mhd Mansori Lubis, MM, MHum, Wakil Rektor II Drs Lamtama Lumbanraja, Wakil Rektor III Drs Parlindungan Marpaung MSi. Parlindungan Marpaung sekaligus menjadi ketua panitia pelaksana.

Disampaikannya, bahwa pelaksanaan MOM ini sesuai dengan program kerja UDA dalam mendekatkan diri kepada para mahasiswa baru. Menjadi kelurga besar UDA diharapkan mampu memberikan sejumlah prestasi dan mengukir sejarah pertumbuhan bersama dalam dunia pendidikan.

(afr/tribun-medan.com)


11.54 | 0 komentar | Read More

Hotel Bidadari Inn Terus Berdiri

Written By Unknown on Minggu, 15 September 2013 | 11.53

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM-  Bangunan Hotel Bidadari Inn yang berada di pinggir Jalinsum Desa Suka Mandi Hulu Kecamatan Pagar Merbau saat ini terus makin megah. Mesti sudah berulang kali ditertibkan oleh Pemkab Deliserdang karena tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) namun sampai saat ini bangunan hotel tersebut semakin bertambah.

Pada bagian belakang hotel saat ini terlihat ada bangunan yang hendak didirikan. Sudah ada dinding batu yang didirikan lebih dari dua meter.

Camat Pagar Merbau, Timur Tumanggor yang dihubungi melalui telepon selulernya Minggu, (15/9/2013) membantah kalau pihaknya kurang tegas terhadap pengusaha. Ia mengatakan akan segera berkordinasi dengan pihak Satpol PP untuk mengambil sikap karena sampai saat ini diakuinya bangunan tersebut belum punya IMB.

"Kalau hotel sudah jelas gak boleh disitu, karena biar bagaimanapun masyarakat sekitar tidak setuju kalau disitu ada hotel. Didepan bangunannya itukan ada Masjid jadi tidak boleh, tapi nanti kita akan berkordinasi lagilah dengan Satpol PP kalau memang ada bangunan yang didirikan lagi,"ujar Timur.

Ia mengatakan pihak pengusaha sendiri sudah pernah mengirimkan utusan untuk menemuinya agar bisa melobi dan  diberikan izin. Dikatakan pihak pengusaha sendiri bermaksud mengubah bangunan hotel tersebut menjadi restoran.

"Dua bulan yang lalu utusan pengusahanya bilang kalau mau jadikan hotel itu sebagai restoran, boleh saya bilang asal dia merubah bangunannya dulu. Sekarangkan masih berbentuk kamar kamar gitu, mana ada pula restoran berbentuk kamar. Kalau hotel masyarakat disana sampai sekarang memang belum setuju. Sebelum dirubah tidak akan pernah saya kasih tanda tangan,"kata Timur.

(dra/tribun-medan.com)


11.53 | 0 komentar | Read More

Kapal Karam, Karyawan Perkebunan Sawit Tewas, Satu Hilang

TRIBUN-MEDAN.com, BENGKULU – Lima orang karyawan perkebunan kelapa sawit Kabupaten Bengkulu Utara tenggelam di perairan di Desa Pasar Seblat, Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, Minggu (15/9/2013). Satu orang tewas bernama Suryadi (50) dan satu orang lagi masih dalam pencarian warga dan TNI setempat. Korban hilang bernama Junaidi (28).

Sementara tiga karyawan lain dapat diselematkan, yakni Junaidi alias Bejo (35), Ahmad Yani (31) dan Edi (25), ketignya diselamatkan warga dan nelayan setempat.

Tenggelamnya lima orang tersebut disebabkan karamnya kapal yang mereka tumpangi ketika hendak berangkat memperbaiki dermaga perusahaan PT Agricinal, tempat mereka bekerja.

Peristiwa bermula ketika kelima karyawan tersebut hendak berangkat memperbaiki dermaga milik perusahaan menggunakan kapal. Sekitar 200 meter kapal ke tengah laut, tiba-tiba ombak besar menghempaskan kapal yang mereka naiki. Lima orang terlempar, tiga bisa ditemukan selamat. Sementara satu orang lagi yakni Suryadi ditemukan di dasar laut dalam keadaan tak bernyawa lagi.

Kepala Desa Pasar Seblat Ahmad Toni menyebutkan hingga kini pihaknya bersama masyarakat dan kepolisian serta TNI masih mencari satu orang lagi yang masih hilang, yakni Junaidi.


11.53 | 0 komentar | Read More

Penjual Obat Ditangkap Gara-gara Sebarkan Selebaran Cabup

TRIBUN-MEDAN.com, PINRANG - Warga Jalan Mawar, Kelurahan Penrang, Kecamatan Wattang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, melaporkan seorang penjual obat, Sahrir Madjid ke Panwaslu Kabupaten Pinrang lantaran tertangkap menyebarkan selebaran salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pinrang, ke rumah-rumah warga. Padahal saat itu tahapan pilkada memasuki masa tenang.

"Warga tersebut ditangkap saat menyebarkan ratusan selebaran, klinik kesehatan, yang di dalamnya terdapat ajakan memilih salah satu pasangan calon, yakni nomor urut 2, Aslam Patonangi dan Darwis Bastama (A2P –Berdarma)," jelas Syamsuddin, warga Pinrang, Minggu (15/09/2013).

Puluhan warga kemudian mendatangi kantor Panwaslu Kabupaten Pinrang untuk menyerahkan barang bukti berupa ratusan selabaran bergambarkan Paslon dengan tagline A2P ini.

"Kami menangkap warga Kecamatan Sawitto, namun kemudian dilepas karena takut diamuk massa," ungkap Ady, warga lainnya.

Rifah Wardanah, anggota Panwaslu Pinrang divisi hukum dan penindakan pelanggaran berjanji akan menindaklanjuti laporan warga tersebut, "Semua laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti. Hanya saja masyarakat tidak bisa membawa pelaku," kata Rifah kepada puluhan warga yang melapor.

Pihak panwaslu Kabupaten Pinrang kemudian akan memanggil yang bersangkutan untuk mengklarifikasi berbuatannya.


11.53 | 0 komentar | Read More

Anas Luncurkan Ormas 'Pergerakan Indonesia

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum,  bersama loyalisnya membentuk organisasi masyarakat (ormas) yang dinamakan Pergerakan Indonesia.

Ormas yang mengusung program anti-diskriminasi itu diluncurkan di kediaman Anas, di Duren Sawit, Jakarta, Minggu (15/9/2013). "Ini gerakan anti-diskriminasi, diskriminasi dalam bidang hukum, politik, ekonomi, dan sebagainya. Gerakan untuk angkat marwah bangsa yang selama ini inferior di mata negara lain," kata mantan Sekretaris Departemen Agama DPP Partai Demokrat, Ma'mun Murod, melalui pesan singkat.

Ma'mun ikut bergabung dalam ormas Pergerakan Indonesia tersebut. Dia mengatakan, gagasan pembentukan ormas Pergerakan Indonesia itu sudah muncul sejak Anas dilengserkan dari kursi Ketua Partai Demokrat. "Lalu dimatangkan saat kongres luar biasa versi Anas di Bali," tambahnya.

Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap, Tri Dianto secara terpisah mengatakan, anggota ormas Pergerakan Indonesia kini sudah mencapai ribuan orang yang tersebar di sejumlah provinsi. Ormas ini, menurutnya, dibentuk sebagai wadah untuk sahabat dan loyalis Anas agar dapat terus berorganisasi.

"Untuk terus berorganisasi dalam ormas Pergerakan Indonesia bergerak serentak untuk Indonesia lebih baik dan siapa saja biasa bergabung di ormas ini," katanya.

Nantinya, menurut Tri, setelah dibentuk kepengurusan di pusat, Pergerakan Indonesia akan mulai membentuk struktur kepengurusan di provinsi-provinsi.


11.53 | 0 komentar | Read More

Ratusan Warga Bondowoso Krisis Air Bersih

TRIBUN-MEDAN.com, BONDOWOSO - Sebanyak 250 kepala keluarga di Dusun Krajan, Desa Trebungan, Kecamatan Taman Krocok, Bondowoso, Jawa Timur sejak lima bulan terakhir, mengalami krisis air bersih.

"Mau bagaimana lagi, kalau tidak jalan kaki, saya tidak bisa masak untuk sehari- hari," ujar Leni, warga desa setempat, Minggu (15/9/13).

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih guna keperluan sehari- hari, warga desa setempat harus rela berjalan kaki sejauh 2 KM menuju sumber mata air di dekat sungai setempat. Untuk menuju satu- satunya sumber air itu, warga harus melewati area tanaman tebu, dan jalan yang cukup terjal.

"Saya pernah jatuh karena terpeleset di area persawahan, dan airnya tumpah semua, jadi saya kembali ke sumber mata air," kenangnya.

Warga kemudian menyiasati dengan membawa botol minuman bekas agar air yang sudah dibawa tidak tumpah lagi. Warga berharap kepada pemerintah daerah setempat untuk segera membuat saluran air bersih hingga ke perumahan.

"Saya sehari bisa sampai 3 kali kembali ke sumber untuk ambil air bersih. Kalau air sampai ke rumah kita kan enak," ucap Leni.

Sementara itu, Kepala Desa Trebungan, Sawir mengatakan, sebenarnya pasokan air bersih sudah ada dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat. Hanya saja jumlahnya yang terbatas, sehingga ada warga yang tidak sampai kebagian.

"Satu kali pasokan 12 ribu liter, padahal kebutuhan warga sehari sampai 20 ribu liter," katanya.

Selain jumlah terbatas, kata dia, pasokan air bersih sering terlambat. "Sudah 4 hari ini pasokan air bersih terlambat," katanya.


11.53 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger