Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Gara-gara Kicauan Alay Twitter, Gadis Ini Juga Dipecat via Twitter

Written By Unknown on Kamis, 12 Februari 2015 | 11.53

TRIBUN-MEDAN.com – Sudah banyak pelajaran untuk tidak menulis status sembarangan di Facebook ataupun Twitter. Namun sepertinya gadis ini tidak sadar. Ia baru saja diterima bekerja oleh Jet Pizza di Mansfield, Inggris dan dijadwalkan untuk mulai bekerja setelah akhir pekan.

Gadis bernama Cellla (@Cellla_) ini langsung berkicau di akun Twitternya. "Eww, I start this f*ck ass job tomorrow". Ia memperlihatkan ketidaksenangannya (jijik) atas pekerjaan itu. Namun ia berusaha mencoba.

Tak lama berselang, ia kembali berkicau. Kali ini dengan emoticon sedih. "I got fired over Twitter". Tampaknya ia baru saja dipecat via Twitter.

Ya, bos barunya ternyata mengetahui tweet Cella dan langsung membalasnya. "Tidak, Anda tidak akan bekerja di FA hari ini! Saya telah memecat Anda! Semoga Anda berhasil, tanpa uang dan tanpa pekerjaan untuk hidup!"

Bosnya yang bernama Robert Waple itu mengaku mengetahui tweet ketidaksukaan Cella dengan pekerjaannya dari foto tweet yang dikirim salah seorang karyawannya.

"Status Cella di Twitter yang berisi kata-kata kasar telah membuat ia dipecat dari pekerjaannya bahkan sebelum ia mulai bekerja. Dia dipecat karena berkata 'jijik' pada pekerjaannya," tulis akun Emirates247.


11.53 | 0 komentar | Read More

8 Bungkus Ganja Tak Bertuan Ditemukan di Pool Bus Kurnia

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sejumlah warga yang tinggal di Jl Gagak Hitam/Ringroad mendadak heboh. Pasalnya, seorang mahasiswa yang kebetulan menumpangi bus Kurnia menemukan sedikitnya 8 bungkus besar ganja yang dikemas dalam sebuah hand bag.

Informasi diperoleh Tribun di lapangan menyebutkan, sebelum ditemukan, ganja tak bertuan itu berada di salah satu bus yang ditumpangi sedikitnya puluhan orang dari Aceh. Setibanya di pool bus Kurnia Jl Gagak Hitam, semua barang kemudian diturunkan.

"Pas kami lagi ambil-ambil barang, kami tengok ada satu tas di dekat barang-barang kami," ujar saksi mata Andre, Kamis (12/2/2015) pagi.

Penasaran, Andre pun menanyakan kepada sejumlah temannya, tas siapakah yang tertinggal. Setelah dicek, ternyata tas itu bukanlah milik mereka.

"Karena itu bukan tas kami, lalu kami turunkan. Kemudian kami cek. Ternyata isinya ganja," kata Andre.

Kaget dengan apa yang dilihatnya, mahasiswa USU ini kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian terdekat. Mendapat laporan, Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Budi Hendrawan yang kebetulan tengah berpatroli di seputaran Jl Gagak Hitam kemudian meluncur ke lokasi.

"Sebentar ya. Biar kita cek dulu. Untuk beratnya kita belum tahu. Karena masih kita periksa," kata Kompol Budi.

(cr5/tribun-medan.com)


11.53 | 0 komentar | Read More

Demi Batu Akik, Kakek 62 Tahun Nekat Menodong

TRIBUN-MEDAN.com, PALEMBANG - Demi ingin mendapatkan sebuah batu akik jenis Bacan, Tedi Karmeli, seorang kakek berusia 62 tahun, nekat menodongkan softgun kepada sesama pecinta batu mulia itu, Hendra Kusuma (25).

Namun akibat ulahnya itu, kini, kakek yang merupakan pensiunan PNS dan tinggal di Jalan Rajawali, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar (Albar), Palembang tersebut, mendekam di sel tahanan Polsekta Sukarami, Palembang setelah dilaporkan korbannya.

Selain mengamankan sang kakek, kepolisian juga ikut menangkap seorang rekannya bernama Novriansyah (36), warga Jalan Rama IV, Rt 10/14, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Albar.

Kedua tersangka diamankan pada Selasa (10/2/2015) sekitar pukul 23.00 di Jalan SMB II Km 11 persis di sebelah RM Palapa, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, yang merupakan tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsekta Sukarami Palembang Kompol Imam Tarmudi didampingi Kanit Reskrim Iptu Heri mengatakan, penangkapan kedua tersangka berawal dari adanya laporan korban bernama Hendra Kusuma (25), warga Jalan SMA 13 RT 29/6, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Palembang yang telah menjadi korban penodongan di TKP.

"Kejadian itu berawal saat korban datang ke TKP yang juga merupakan tempat usaha pengasahan batu. Saat itu, korban mendatangi TKP bermaksud untuk menjual batu Bacan yang ia miliki kepada tersangka Novri. Namun, saat diperlihatkan, tersangka Novri malah menuduhnya mencuri batu bacan tersebut," jelasnya.

Untuk menguatkan alasannya itu, dikatakan Imam, tersangka Novri berpura-pura mengaku kepada korban telah kehilangan batu Bacan tersebut sekitar tiga hari yang lalu. Padahal, korban memiliki batu Bacan tersebut sudah sekitar satu bulan.

"Karena merasa tuduhan yang disampaikan tersangka Novri kepadanya tersebut tidak benar, sehingga korban terus mengelak, dan saat itu juga tersangka Novri langsung menarik korban ke dalam garasi hingga akhirnya datang tersangka Tedi dengan membawa softgun dan menodongkan di bagian paha tersangka," terangnya.


11.53 | 0 komentar | Read More

Percakapan SMS soal Mens Jadi Bukti Aksi Pencabulan

TRIBUN-MEDAN.com, SURABAYA — Aksi pencabulan pemuda gereja kepada adik asuhnya terdeteksi dari pesan elektronik (SMS) pelaku kepada korban yang menanyakan apakah dia sudah menstruasi (datang bulan) atau belum. Percakapan itu oleh polisi digunakan sebagai salah satu bukti untuk menangkap pelaku. 

Polisi mendapati beberapa isi pesan di ponsel korban dari pelaku yang selalu menanyakan kondisi korban. Berikut beberapa isi pesan yang dijadikan bukti:

"Kamu udah mens ya," tanya pelaku.

"Ini lagi mens," jawab korban.

"Ow, aman kalau gitu," balas pelaku.

Isi percakapan itu, menurut Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Surabaya AKP Imaculata Sherly Mayangsari, ditemukan oleh ibu korban. Karena curiga, ibu korban lalu mendesak agar korban mengaku dan melapor ke polisi.

"Semula korban tidak mengakui perbuatannya. Namun, dia tidak bisa mengelak setelah polisi mengantongi isi pesan elektronik pelaku kepada korban yang menanyakan apakah dia menstruasi," kata Sherly, Rabu (11/2/2015).

Menurut Sherly, korban selalu menuruti kemauan kakak asuhnya itu karena diancam akan tidak diperhatikan atau ditak-acuhkan di setiap kegiatan ibadah gereja. "Korban diancam akan dicueki pada setiap kegiatan ibadah gereja jika menolak diajak," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, pemuda 28 tahun bernama FHP ditangkap polisi karena diduga melakukan aksi pencabulan terhadap bocah perempuan berusia 12 tahun. Perbuatan itu dilakukan berkali-kali, di hotel dan juga di gudang gereja.

Dalam pemeriksaan, FHP mengaku tertarik dengan korban karena dia terlihat begitu lugu dan polos. Selanjutnya, FHP pun memberi perhatian lebih kepada korbannya, hingga hubungan keduanya menjadi sangat dekat. Di hadapan polisi, FHP mengaku teringat mantan pacarnya yang pernah berhubungan badan dengannya, setiap kali melihat korban.


11.53 | 0 komentar | Read More

Larikan Uang Muka Jual Tanah, Oknum PNS Tipu Rusni Rp 950 Juta

Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Rusni Br Sembiring (55), warga Jalan Narumonda Kelurahan Karo, Siantar Selatan mengadukan Rosmawaty Br Simamora (53), seorang PNS yang beralamat di Jalan Selamat Ujung Gang Subrah, Kecamatan Sitirejo III Kota Medan, ke Polres Pematangsiantar.

Sesuai laporan pengaduan di Polres Pematangsiantar, Rusni melaporkan Rosmawaty karena ia ditipu dalam transaksi jual beli tanah senilai Rp 1,5 miliar.

Awalnya, Rusni percaya dan telah membayarkan uang depan Rp 950 juta pada Desember 2014 kepada pelaku. Ia bermaksud akan melunasi sisanya, jika pelaku telah memberikan Sertifikat Hak Milik (SHM).

Namun, setelah ditunggu sekian lama, pelaku tak juga memberikan SHM dan malah melarikan uang muka yang telah korban berikan. Korban pun melaporkan pelaku ke Polres untuk ditindak.

Humas Polres Pematangsiantar AKP Nuriaman Rangkuti mengaku tak tahu pelaku PNS ini bekerja di instansi mana.

"Gak tahu. Gak ada dibilangnya. Masih kita selidiki dulu," katanya, saat ditemui di ruangannya, Kamis (12/2/2015).

Atas pengaduan ini, pelaku dijerat Pasal 378 atau 372 KUHPidana dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara.

(amr/tribun-medan.com)


11.53 | 0 komentar | Read More

Heboh, Partai Sex Hasut Warga Australia Boikot Liburan ke Bali

Written By Unknown on Rabu, 11 Februari 2015 | 11.54

TRIBUN-MEDAN.com - Partai Seks Australia atau The Australian Sex Party hebohkan warga Australia yang meminta seluruh rakyat Australia bersatu untuk memboikot melakukan perjalanan berwisata atau liburan ke Bali. Padahal Australia dan Bali seperti tidak terpisahkan karena sebagian besar warganya kerap bepergian dan menganggap Bali tujuan wisata favorit mereka.

Hasutan itu menyusul pelaku Bali Nine Andrew Chan dan Myuran Sukumaran akan dieksekusi mati. Partai ini mengeluarkan seruan boikotnya di halaman website mereka sexparty.org.au, setelah seorang teman Sukumaran meminta permohonan yang cukup emosional pada satu program televisi di Australia untuk meminta pengampuan terhadap para terpidana mati tersebut.

Pemimpin partai itu sekaligus ketua majelis tinggi negara bagian Victoria, Fiona Patten mendesak rakyat Australia untuk bergabung dalam aksi pemboikotan itu dan mengancam Indonesia kalau eksekusi itu jadi dilaksanakan akan mempengaruhi ekonomi pariwisata di bali selama beberapa dekade.

"Kami menyerukan kepada semua warga negara Australia yang mungkin berencana liburan atau kunjungan ke Bali, atau di mana saja di Indonesia, untuk memilih negara tujuan tropis yang lain," kata Patten seperti yang dikutip WA Today.

"Australia perlu tahu bahwa mereka dapat melakukan sesuatu secara sendiri untuk mengubah situasi ini, dan jika fasilitas wisata Indonesia mulai mengalami  pembatalan selama beberapa hari ke depan, mereka akan tahu bahwa kampanye ini dapat mengumpulkan momentum dan menjadi stigma melekat pada Indonesia sebagai tujuan wisata. "

Kavita Krishnan memperkenalkan dirinya di sebuah acara televisi ABC sebagai teman lama dari Sukumaran, pria Sydney bagian barat itu menghadapi eksekusi bulan ini karena terlibat dalam perdagangan heroin ke Australia melalui Denpasar.

Dia mempertanyakan kenapa pemerintah Australia telah bertindak begitu cepat menyelamatkan nyawa saat menangani kasus Schapelle Corby saat mendapat eksekusi mati beberapa waktu yang lalu, tapi tidak melakukan hal yang sama terhadap nyawa temannya dan teman satu selnya Andrew Chan. (Fahrizal Fahmi Daulay/WAtoday)


11.54 | 0 komentar | Read More

Kisah Menkeu yang Disetrap Gurunya Saat Masih SD

TRIBUN-MEDAN.COM - Posisi sosok menteri di tengah para alumnus kerap menjadi sorotan. Ketika didaulat maju ke panggung dalam reuni Balik Bakul SD Tarakanita 1 (1970-1989) Jakarta, Sabtu (7/2) lalu, Menteri Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro (48), alumnus angkatan 1979, langsung menceritakan dua peristiwa saat masih sekolah.

Tekadnya satu yang selalu diingatnya, yaitu selalu menjadi anak baik. Hukuman berdiri di kelas sebisa mungkin tidak menimpanya. Namun, selama enam tahun bersekolah, dia ingat betul hanya sekali terpaksa "disetrap", dihukum berdiri di depan kelas.

"Cuma gara-gara satu. Saya mengerjakan PR (pekerjaan rumah) halaman 79. Padahal, yang disuruh dikerjakan halaman 69," ujar Bambang.

Gelak tawa pun spontan terdengar. Lelaki kelahiran 3 Oktober 1966 yang kini bertubuh sentosa ini pun melanjutkan ceritanya ketika dahulu dipilih menjadi pemandu lagu "Indonesia Raya" dalam upacara bendera.

Semua orang tahu, refrein lagu kebangsaan ini dua kali. Namun, baru refrein pertama seusai dinyanyikan, Bambang rupanya langsung berhenti dan turun dari podium.

"Siapa yang salah. Ah, kayaknya teman-teman saja yang enggak mau ikuti saya," ujar Bambang mengelak dianggap salah sambil tertawa. (OSA)


11.54 | 0 komentar | Read More

Balotelli Jadi Pahlawan Kemenangan Liverpool atas Tottenham

TRIBUN-MEDAN.com - Liverpool berhasil meraih tiga poin dalam laga sulit melawan Tottenham Hotspur pada lanjutan Premier League, Selasa (10/2/2015) waktu setempat atau Rabu (11/2) dini hari WIB. Mario Balotelli menjadi pahlawan The Reds, yang meraih kemenangan 3-2, sekaligus mencetak gol pertamanya di Liga Inggris pada musim 2014/15 ini.

Tambahan tiga poin pada pekan ke-25 ini membuat Liverpool menguak asa menembus zona Liga Champions dengan raihan total 42 poin. Mereka kini hanya tertinggal tiga angka dari Arsenal, yang berada di urutan keempat.

Sementara itu bagi Tottenham, hasil tersebut membuat mereka gagal menyamai poin Arsenal. Posisi The Lilywhites hanya setingkat di atas Liverpool dengan keunggulan satu poin.

Kedua tim menghadapi pertandingan ini dengan modal yang berbeda dari laga terakhir pekan lalu. Liverpool bermain imbang 0-0 dalam derbi Merseyside melawan Everton, sedangkan Tottenham memenangi derbi London melawan Arsenal.

Ketika peluit kick-off berbunyi, Liverpool lebih dulu mengambil inisiatif menyerang. Pasukan Brendan Rodgers ini berhasil unggul pada menit ke-15 berkat gol Markovic. Pemain berusia 20 tahun asal Serbia yang dibeli dari Benfica ini melepaskan tendangan kaki kiri setelah menerima umpan "tak sengaja" dari Daniel Sturridge (bola haluan lawan mengenai kepalanya dan memantul ke Markovic). Hugo Lloris tak sempurna menghalau bola yang bersarang di pojok kiri bawah gawang, meskipun masih dalam jangkauannya.

Tottenham, yang akhir pekan kemarin membungkam Arsenal dengan skor 2-1, berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-26. Striker muda asal Inggris, Harry Kane, yang memborong gol kemenangan atas Arsenal, kembali memperlihatkan ketajamannya ketika menyelesaikan umpan Erik Lamela.

Lolos dari hadangan barisan pertahanan Liverpool, termasuk Mamadou Sakho yang terjatuh ketika ingin mengejarnya, pemain berusia 21 tahun itu tinggal berhadapan dengan Simon Mignolet. Dengan kaki kanan dia melepaskan tendangan datar yang berhasil mengoyak jala Liverpool, meskipun si kulit bundar sempat membentur kaki Mignolet. Ini adalah gol ke-23 Kane di semua kompetisi pada musim 2014/15.


11.54 | 0 komentar | Read More

Warga Australia Malah Dukung Eksekusi Mati Bali Nine di Sosial Media

Laporan Wartawan Tribun Medan / Fahrizal Fahmi Daulay

- Para Netizen Australia Menentang Boikot Bali

TRIBUN-MEDAN.com - Partai Seks Australia meminta seluruh rakyat Australia bersatu untuk memboikot melakukan perjalanan berwisata atau liburan ke Bali. Hasutan itu menyusul pelaku Bali Nine Andrew Chan dan Myuran Sukumaran akan dieksekusi mati. Partai ini mengeluarkan seruan boikot setelah seorang teman Sukumaran meminta permohonan yang cukup emosional pada satu program televisi di Australia untuk meminta pengampuan terhadap para terpidana mati tersebut.

Pemimpin partai itu sekaligus ketua majelis tinggi negara bagian Victoria, Fiona Patten mendesak rakyat Australia untuk bergabung dalam aksi pemboikotan itu untuk menyadarkan Indonesia kalau eksekusi itu jadi dilaksanakan, akan mempengaruhi ekonomi pariwisata di bali selama beberapa dekade.

"Kami menyerukan kepada semua warga negara Australia yang mungkin berencana liburan atau kunjungan ke Bali, atau di mana saja di Indonesia, untuk memilih negara tujuan tropis yang lain," kata Patten seperti yang dikutip WA Today.

Namun tidak semua rakyat Australia yang setuju terjadap hasutan Patten itu, seperti yang diutarakan beberapa netizen yang mengomentari kolom berita aksi pemboikotan di funpage partai itu di akun Facebook The Australian Sex Party.

Seperti yang diutarakan pengguna akun facebook Troy Bell, dia malah mendukung kebijakan eksekusi hukumam mati itu dilakukan terhadap pelaku peredaran narkoba.

"Mereka melanggar hukum, saya minta maaf tapi mereka harus menderita hukuman atas kejahatan mereka, mari kita tidak memboikot dan membiarkan orang-orang yang kacau dan merusak kehidupan mereka menderita sendiri. Mereka tahu apa yang akan terjadi jika melakukan perdagangan narkoba, apakah kalian mau pergi membantu beberapa pemerkosa atau pembunuh mungkin beberapa penjahat lainnya sementara itu terjadi pada keluarga anda?

Senada dengan apa yang disampaikan Mike Stuar yang mempertanyakan aksi pemboikotan itu, dalam akun facebooknya dia mengatakan, "Kenapa? Mereka jadi boneka dan sekarang mendapatkan hukuman mereka. Saya tidak mengatakan setuju dengan hukuman mati bagi pelaku penyelundupan narkoba. Tapi mereka tahu apa konsekuensinya yang terjadi jika mereka tertangkap."

Sementara itu John Gorry malah mendukung tindakan pemerintah Indonesia yang menghukum para terpidana mati dan mengecam aksi boikot tersebut, "Ini tidak benar (boikot), seperti pecandu narkoba tahu lengannya akan dipotong jika ia tidak membayar uang kepada agennya. Dia tahu! Jadi biarkan hal itu terjadi!." 


11.54 | 0 komentar | Read More

Justin Bieber Beri Kejutan untuk Korban Kebakaran

TRIBUN-MEDAN.COM - Sukacita menyelimuti perasaan Kilee Brookbank (16), korban ledakan di rumah orang tuanya di Ohio, AS, November lalu.

Betapa tidak. Hadir di acara tv The Doctors belum lama ini, Kilee yang mengalami luka bakar tingkat dua dan tiga tiba-tiba dikejutkan oleh kehadiran idolanya, Justin Bieber.

Pelantun "Baby" itu muncul di sela sesi Kilee menceritakan perjuangannya pulih dari luka bakar yang parah.

Justin datang tanpa tangan hampa. Penyanyi muda kontroversial itu juga membawakan sebuket bungan bernuansa merah dan ungu untuk sang penggemar.

Setelah memberikan bunga tersebut, Justin langsung memeluk Kilee yang tampak masih terkejut. Wajah Kilee pun langsung terlihat berseri-seri.

"Kamu sangat menginspirasi kami semua. Kamu menginspirasi para penonton di studio, semua orang di seluruh penjuru dunia. Kamu juga menginspirasiku. Aku khusus datang ke sini untuk menemuimu langsung. Memberikan ucapan melalui rekaman video saja tampaknya tidak cukup," ujar Justin.

Pertemuan mereka tidak berhenti di situ saja. Justin mengundang Kilee dan orang tuanya untuk mengobrol di ruang gantinya. Bahkan, keluarga Kilee juga diajak berkunjung ke studio rekaman Justin.

"Justin sangat baik kepada kami. Aku tidak pernah menyangka bakal bertemu Justin secara langsung. Aku sangat bersyukur," ungkap Kilee kepada E! News.


11.53 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger