Risma: Tolong Beri Kesempatan Warga Dolly Memilih, Jangan Diintimidasi

Written By Unknown on Kamis, 19 Juni 2014 | 11.53

TRIBUN-MEDAN.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, perlawanan atas kebijakan penutupan lokalisasi tidak murni berasal dari pekerja Dolly. Menurut Risma, ada kelompok yang mengintimidasi para pekerja dan sejumlah warga agar bergabung menolak penutupan Dolly.

Karena ada tekanan yang cukup besar itulah, lanjut Risma, para pekerja dan warga sekitar akhirnya terpaksa ikut menentang penutupan. Risma meminta agar para pekerja dan warga diberi kesempatan untuk memiliht tanpa ada yang memaksa.

"Tolonglah, beri warga Dolly untuk memilih, jangan terus diintimidasi," kata walikota perempuan pertama Surabaya ini, usai deklarasi penutupan Dolly, Rabu (18/6/2014).

Mereka yang mengintimidasi adalah orang luar yang mengatasnamakan warga Dolly.

"Kalau berbicara HAM, mana yang mengintimidasi, siapa yang melanggar HAM, karena itu tolong warga beri kesempatan memilih," tambahnya.

Penutupan Dolly, lanjut Risma, memang bukan hal yang mudah, tetapi bukan berarti sulit. Risma mencontohkan, para pelaku prostitusi dan warga di beberapa lokalisasi yang sudah ditutup, seperti di Bangunsari. Saat ini, mereka hidup lebih sejahtera dengan usaha mereka yang baru.

Risma yakin, meskipun ada aksi penolakan dengan membakar undangan pencairan kompensasi, prosesi pencairan kompensasi hari ini akan berjalan lancar. (*)


Anda sedang membaca artikel tentang

Risma: Tolong Beri Kesempatan Warga Dolly Memilih, Jangan Diintimidasi

Dengan url

http://medanngepos.blogspot.com/2014/06/risma-tolong-beri-kesempatan-warga.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Risma: Tolong Beri Kesempatan Warga Dolly Memilih, Jangan Diintimidasi

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Risma: Tolong Beri Kesempatan Warga Dolly Memilih, Jangan Diintimidasi

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger