Ekuador Akan Bantai 180 Juta Tikus

Written By Unknown on Kamis, 15 November 2012 | 11.53

Tribun Medan - Kamis, 15 November 2012 11:22 WIB

TRIBUN-MEDAN.com, QUITO — Pemerintah Ekuador berencana untuk membantai 180 juta ekor tikus untuk memusnahkan hewan pengerat itu dari Kepulauan Galapagos. Bagaimana caranya?

Pemerintah akan mengirimkan sebuah helikopter yang akan menjatuhkan 22 ton umpan dengan umpan khusus di Pulau Pinzon, sebuah pulau tak berpenghuni di kepulauan yang berjarak 600 mil dari pantai Ekuador itu.

Umpan itu berbentuk kubus berwarna biru cerah yang sangat menarik bagi tikus, tetapi tidak disukai hewan lain di Galapagos.

Meski demikian, 34 ekor elang di Pulau Pinzon ditangkap agar tidak ikut memakan umpan itu, sementara iguana di Pulau Plaza Sur juga ditangkap untuk perlindungan.

Ini adalah upaya kedua yang dilakukan untuk membunuh pengerat "imigran" di 19 rangkaian pulau yang menjadi inspirasi Charles Darwin dalam menyusun teori evolusinya. Pemerintah Ekuador berharap pada 2020 semua tikus di Galapagos akan habis.

Tikus Norwegia dan tikus hitam dibawa kapal-kapal pemburu ikan paus dan kapal perang yang singgah di Galapagos pada abad ke-17. Tikus itu kini menjadi pemangsa utama telur hewan-hewan asli Galapagos, termasuk telur kura-kura raksasa, kadal lava, ular, burung elang, dan iguana.

Tikus juga menghancurkan banyak tanaman yang menjadi makanan utama sejumlah spesies asli Galapagos.

"Tikus adalah salah satu masalah terburuk Galapagos. Hewan ini bereproduksi setiap tiga bulan dan memakan segalanya," kata pakar Nature Conservacy, Juan Carlos Gonzalez.

"Pemusnahan ini memakan biaya sangat besar, tetapi ini adalah sebuah perang yang dibutuhkan," lanjut Gonzalez.

Pulau Pinzon yang hanya memiliki luas 7 kilometer persegi itu dihuni 10 ekor tikus di setiap kilometer perseginya.

Sementara itu, Direktur Konservasi Taman Nasional Galapagos, Danny Rueda, menjamin bangkai-bangkai tikus itu tidak akan menyebabkan masalah lingkungan baru.

"Racun dalam umpan itu dirancang khusus dengan antikoagulan yang kuat. Itu akan menyebabkan bangkai tikus kering dan hancur dalam waktu kurang dari delapan hari," ujar Rueda.

Kepulauan Galapagos sejak 1978 ditetapkan menjadi warisan alam dunia oleh UNESCO. Pada 2007, UNESCO menyatakan kondisi Galapagos kini terancam spesies pendatang, wisatawan, dan imigran.


Anda sedang membaca artikel tentang

Ekuador Akan Bantai 180 Juta Tikus

Dengan url

http://medanngepos.blogspot.com/2012/11/ekuador-akan-bantai-180-juta-tikus.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Ekuador Akan Bantai 180 Juta Tikus

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Ekuador Akan Bantai 180 Juta Tikus

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger