Tuan Syekh: Penetapan Idul Adha Perintah Guru

Written By Unknown on Jumat, 03 Oktober 2014 | 11.53

Laporan Wartawan Tribun Medan / Jefri Susetio

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pelaksanaan Sholat Ied, Idul Adha  yang dilakukan jamaah Thariqat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah yang dilaksanakan pada perkarangan Majelis Darus Shofa Lil Ahli Tadwa, berjalan lancar, Jalan Kongsi, Medan Marendal, Jumat (3/10/2014)

Dari pengamatan www.tribun-medan.com, yang bertindak sebagai Imam Sholat Ied, adalah  Tuan Syekh Muda Nur Dzikri. Ia mengatakan proses penetapan puasa, Idul Fitri dan Idul Adha, hanya berdasarkan perintah guru. Baginya, seluruh jamaah telah percaya penetapan yang dilakukan para guru dilandasi keyakinan sesuai ilmu yang dimiliki.

"Hari ini kita duluan menurut keyakinan kita bahwa kita lebih dahulu perjalanan harinya, di makkah sudah melaksanakan wukuf pada hari Jumat. Atas waktu lebih cepat tersebut, kita melaksanakan sholat ied duluan. Adapun sekira 600 jamaah datang dari Deliserdang, Medan, Langkat dan Serdangbegadai," katanya.

Sedangkan, Khatif Sholat Ied tersebut, H Syarifuffin Sinda, dalam cemaranya khatif mengulas, tentang perjalanan nabi Adam bertemu Hawa serta partisipasi masyarakat dalam melaksanakan sholat ied.

"Nabi Adam turun dari surga dan kedunia berpisah oleh Hawa. Nabi Adam dibuang ke timur (India) dan Hawa di buang ke Barat tepatnya di Jeddah. Mereka terpisah selama 300 tahun. Ketika Adam di India datanglah perintah untuk meninggalkan India serta melakukan perjalanan menuju Mekkah selama 40 tahun. Para Malaikat menyambut Adam untuk berkeliling Ka'bah," katanya kepada seluruh jamaah.

Selain itu, kata dia, malaikat bercerita kepada Adam, bahwa mereka telah terlebih dahulu mengelilingi ka'bah (tawaf tujuh kali) sekitar 7000 tahun silam. Dahulu, ka'bah tingginya sampai ke atas langit, bahan bakunya terbuat dari kaca dan kacanya diambil dari alam Nur Muhammad. Tapi sekarang bahan baku ka'bah diambil dari enam buah bukit yang diangkut Hawa.

"Maka dari itu, sekarang ka'bah telah sempurna dengan tingginya 14 meter. Dan pondasinya sekira 50 meter, sama dalamnya dengan sumut jam-jam. Tidak banyak yang mengetahui ini, karena sudah tinggi kaji. Maka dari itu, seluruh umat harus menjalankan nilai-nilai ibadah Idul Adha, seperti kurban, kata tidak bisa puasa, kalau tak bisa puasa jadi panitia kurban," ujarnya.

(cr6/tribun-medan.com)


Anda sedang membaca artikel tentang

Tuan Syekh: Penetapan Idul Adha Perintah Guru

Dengan url

http://medanngepos.blogspot.com/2014/10/tuan-syekh-penetapan-idul-adha-perintah.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Tuan Syekh: Penetapan Idul Adha Perintah Guru

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Tuan Syekh: Penetapan Idul Adha Perintah Guru

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger