YLKI: BPJS Bolong-bolong Karena Pemerintah Tidak Fokus pada Masalah di Hulu

Written By Unknown on Sabtu, 21 Maret 2015 | 11.53

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Setahun berjalannya Badan Penyelenggara Jaminan sosial (BPJS) Kesehatan sejak awal tahun 2014 masih meyisakan beberapa keluhan dari masyarakat.

Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi membenarkan bahwa BPJS Kesehatan belum maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu berdasarkan keluhan dan kajian YLKI terhadap program yang digelontorkan BPJS Kesehatan.

Persoalan yang dicermati YLKI dan harus segera diperbaiki oleh BPJS Kesehatan yaitu masalah di hulu, yang juga perlu diperhatikan oleh Pemerintah.

"Ada sisi hulu yang memang tidak kondusif, misalnya yang masih dipandang sepele adalah paradigma masyarakat dan kebijakan masih pada titik paradigma sakit," ujar Tulus dalam diskusi Polemik bertajuk 'Mau Sehat Kok Repot' di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2015).

Tulus menjelaskan, akibat dari paradigma yang belum dirombak tersebut yakni layanan kesehatan hanya fokus pada tindakan medis untuk memberikan penyembuhan.

"Padahal, pokok untuk tidak sakit tidak dibenahi seperti misalnya lingkungan dan pola hidup. Kalau itu enggak disentuh dengan baik, maka BPJS tidak efektif," kata Tulus. (*)


Anda sedang membaca artikel tentang

YLKI: BPJS Bolong-bolong Karena Pemerintah Tidak Fokus pada Masalah di Hulu

Dengan url

http://medanngepos.blogspot.com/2015/03/ylki-bpjs-bolong-bolong-karena.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

YLKI: BPJS Bolong-bolong Karena Pemerintah Tidak Fokus pada Masalah di Hulu

namun jangan lupa untuk meletakkan link

YLKI: BPJS Bolong-bolong Karena Pemerintah Tidak Fokus pada Masalah di Hulu

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger